Apa Itu Big Data dan Apa Manfaatnya Pada Sebuah Bisnis 

Big Data

Big data merupakan salah satu komponen kunci dalam dunia bisnis. Mengelola dan menginterpretasikan data besar ini menjadi satu kesatuan merupakan keunggulan yang tak terduga. Big data dapat digunakan sebagai landasan untuk mengetahui potensi bisnis yang dapat tumbuh dan berkembang. Kemampuan untuk mengoptimalkan big data memberikan manfaat besar bagi perusahaan dalam pengembangan bisnis.

 

Apa itu Big Data?

Big data merujuk pada volume data yang sangat besar, termasuk data terstruktur dan tidak terstruktur dari berbagai sumber. Kumpulan data ini seringkali terlalu besar untuk dikelola oleh software konvensional. Meskipun konsep big data kompleks, penggunaannya membantu mengatasi masalah bisnis yang sebelumnya sulit diakses.

 

Pemerintah dan organisasi lain telah melakukan berbagai inisiatif untuk membantu mereka yang tidak memiliki rekening bank. Di Indonesia, pemerintah telah menyusun peta jalan untuk meningkatkan inklusi keuangan, dengan target mencapai 75% dari total populasi. Menurut survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tingkat inklusi keuangan di Indonesia telah mencapai 76,19% pada akhir 2019, melebihi target yang ditetapkan.

 

Dengan pemahaman yang lebih dalam tentang big data, perusahaan dapat memanfaatkan potensi besar yang dimilikinya untuk mengoptimalkan strategi bisnis dan pengembangan perusahaan.

 

Tipe-tipe Big Data yang Perlu Diketahui

Big Data memiliki tiga tipe yang berbeda, dan pemahaman tentang tipe-tipe ini penting untuk memaksimalkan manfaat yang dapat diperoleh dari penggunaan Big Data. Berikut adalah bagaimana bg data dapat memecahkan masalah pada sebuah bisnis:penjelasan tentang tiga tipe Big Data:

  • Struktur

Data terstruktur memiliki struktur yang telah ditentukan sebelumnya dan hadir dalam format yang terstruktur, seperti tabel atau skema. Data terstruktur lebih mudah untuk dianalisis dan diurutkan karena setiap bidang memiliki definisi yang jelas dan dapat diakses secara terpisah atau bersama-sama dengan data dari bidang lain. Data terstruktur sangat berharga karena memungkinkan pengumpulan data dari berbagai sumber dengan cepat. Contoh data terstruktur termasuk data dalam database relasional.

  • Tidak Terstruktur

Data tidak terstruktur tidak memiliki definisi konseptual yang telah ditentukan sebelumnya dan sulit untuk ditafsirkan atau dianalisis menggunakan database standar atau model data. Data tidak terstruktur merupakan sebagian besar dari Big Data dan terdiri dari informasi seperti teks, gambar, audio, video, dan data sensor. Contoh data tidak terstruktur termasuk file video, audio, posting media sosial, dan data citra satelit. Data tidak terstruktur terus bertambah seiring dengan peningkatan penggunaan platform media sosial dan teknologi digital lainnya.

  • Semi Terstruktur

Data semi terstruktur adalah kombinasi dari data terstruktur dan tidak terstruktur. Data semi terstruktur memiliki beberapa karakteristik data terstruktur, tetapi juga mengandung informasi yang sulit untuk diolah dan tidak sesuai dengan model data formal. Data semi terstruktur sering kali memiliki format yang lebih fleksibel dan dapat berubah seiring waktu. Contoh data semi terstruktur termasuk data dalam format XML (eXtensible Markup Language) dan JSON (JavaScript Object Notation).

 

Dengan pemahaman tentang tiga tipe Big Data ini, perusahaan dapat mengelola dan menganalisis data dengan lebih efektif. Setiap tipe Big Data memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda, dan strategi yang tepat harus diterapkan untuk memanfaatkannya secara optimal. Dengan memahami tipe-tipe Big Data ini, perusahaan dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mengumpulkan, menyimpan, dan menganalisis data dengan lebih baik, sehingga dapat mengambil keputusan yang lebih baik dan mendapatkan wawasan yang berharga untuk meningkatkan kinerja bisnis.

 

Manfaat Big Data untuk Bisnis

Big Data memiliki peran yang sangat penting dalam dunia bisnis saat ini. Berbagai jenis perusahaan, mulai dari UMKM, perusahaan besar, startup, hingga korporasi di berbagai industri, dapat memanfaatkan Big Data untuk mendapatkan keuntungan yang signifikan. Berikut ini adalah bagaimana big data dapat memecahkan masalah pada sebuah bisnis:

  • Akuisisi dan Retensi Pelanggan

Big Data memungkinkan bisnis untuk memahami lebih dalam tentang preferensi, kebutuhan, dan perilaku pembelian pelanggan. Dengan menganalisis data pelanggan, bisnis dapat menyesuaikan produk dan layanan mereka sesuai dengan kebutuhan pelanggan tertentu. Hal ini dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, mempertahankan loyalitas, dan pada akhirnya meningkatkan penjualan.

  • Promosi yang Tepat Sasaran

Dengan Big Data, bisnis dapat menganalisis tren pelanggan dan perilaku pembelian melalui data belanja online dan transaksi point-of-sale. Informasi ini dapat digunakan untuk mengirimkan promosi yang disesuaikan dan tepat sasaran kepada pasar yang dituju. Dengan demikian, bisnis dapat mengoptimalkan pengeluaran untuk kampanye promosi dan meningkatkan efektivitasnya.

  • Manajemen Risiko yang Efektif

Big Data dapat membantu bisnis dalam mengidentifikasi potensi risiko dan mengembangkan strategi manajemen risiko yang efektif. Dengan menganalisis data yang ada, bisnis dapat mengambil tindakan yang tepat untuk mengurangi risiko dan menghadapinya dengan lebih baik.

  • Inovasi Produk dan Layanan

Big Data memberikan wawasan yang berharga untuk inovasi. Dengan menganalisis data yang dikumpulkan, bisnis dapat memperbarui produk dan layanan yang ada sambil mengembangkan yang baru. Informasi tentang pendapat pelanggan dan tren pasar dapat membantu dalam pengembangan produk yang lebih baik dan inovatif.

  • Kemitraan dengan Pemasok

Big Data juga memberikan manfaat dalam kemitraan dengan pemasok atau komunitas B2B. Dengan menggunakan analitik Big Data, pemasok dapat mengoptimalkan operasional mereka, menghindari kendala yang biasanya mereka hadapi, dan meningkatkan keberhasilan bisnis mereka.

 

Dalam era persaingan bisnis yang ketat, Big Data menjadi salah satu aset berharga yang dapat membantu bisnis untuk mengambil keputusan yang lebih baik, meningkatkan efisiensi operasional, dan mencapai keunggulan kompetitif. Dengan memanfaatkan Big Data secara efektif, bisnis dapat mengoptimalkan strategi mereka dan mencapai kesuksesan yang lebih besar.

 

Tertarik menerapkan Big Data untuk bisnis? Ascore.ai by Amartha adalah jawabannya. Ascore.ai by Amartha merupakan layanan credit decisioning solution berbasis AI yang menggunakan big data. Ascore.ai dapat digunakan untuk menilai kelayakan kredit UMKM.

 

Ascore.ai memiliki beberapa keunggulan dibandingkan metode credit scoring tradisional. Pertama, Ascore.ai dapat mempertimbangkan lebih banyak faktor dalam penilaian kelayakan kredit, sehingga dapat meningkatkan akurasi penilaian. Kedua, Ascore.ai dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik dari masing-masing UMKM.

 

Cara Big Data dan Ascore.ai by Amartha Memecahkan Masalah pada Bisnis

Big data dan Ascore.ai by Amartha dapat memecahkan berbagai masalah pada sebuah bisnis, antara lain:

  • Meningkatkan akurasi pengambilan keputusan

Big data dapat digunakan untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber, termasuk data transaksi, data pelanggan, dan data media sosial. Data ini kemudian dapat digunakan untuk menganalisis tren dan pola baru. Tren dan pola ini dapat digunakan untuk meningkatkan akurasi pengambilan keputusan.

 

Misalnya, sebuah perusahaan dapat menggunakan big data untuk menganalisis data transaksi pelanggan. Data ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi pelanggan yang berpotensi membeli produk atau layanan baru. Perusahaan kemudian dapat menargetkan promosi kepada pelanggan tersebut.

  • Mengidentifikasi tren dan pola baru

 

Big data juga dapat digunakan untuk mengidentifikasi tren dan pola baru. Tren dan pola ini dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi operasi dan meningkatkan peluang pertumbuhan bisnis.

 

Misalnya, sebuah perusahaan dapat menggunakan big data untuk menganalisis data penjualan. Data ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi produk atau layanan yang paling populer. Perusahaan kemudian dapat fokus untuk meningkatkan penjualan produk atau layanan tersebut.

  • Meningkatkan efisiensi operasi

Big data juga dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi operasi. Misalnya, big data dapat digunakan untuk otomatisasi tugas-tugas yang berulang. Otomatisasi tugas-tugas ini dapat menghemat waktu dan biaya.

 

Misalnya, sebuah perusahaan dapat menggunakan big data untuk otomatisasi proses pengiriman. Proses pengiriman yang otomatis dapat menghemat waktu dan biaya perusahaan.

 

Big data dan Ascore.ai by Amartha adalah solusi yang efektif untuk memecahkan berbagai masalah pada sebuah bisnis. Big data dapat digunakan untuk meningkatkan akurasi pengambilan keputusan, mengidentifikasi tren dan pola baru, serta meningkatkan efisiensi operasi. Ascore.ai by Amartha adalah layanan credit decisioning solution berbasis AI yang menggunakan big data. Ascore.ai dapat digunakan untuk menilai kelayakan kredit UMKM.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *